INFO PENTING!!!
Surat cinta Untuk Calon Suamiku
Assalamu'alaikum WR WB
Calon suamiku yang kukasihi karena Allah…….
Tiada pernah aku bermimpi engkau akan menyatakan niatmu untuk menikahi tahun ini,atau tahun depan,
saat
itu hatiku tiba-tiba gelisah, aku panik bercampur bahagia rasanya aku
tak sabar menunggu saat-saat yang paling bersejarah dalam hidupku itu?
bergitu
bahagianya hatiku, ingin aku berbagi rasa dengan para sahabatku, lalu
dengan bangganya aku menceritakan tentang dirimu yang sangat mencintai
Allah kepada sahabat-sahabatku
alangkah terkejutnya aku mendengar perkataan mereka tentang dirimu, beberapa sahabat wanitaku bertanya padaku ?
“apa loe serius mau nikah sama cowo yang sok alim?...loe tau kan cowo yg sok alim itu pasti ngekang istrinya gak boleh keluar rumah, gak boleh kerja, malahan ada yg suruh istrinya pake cadar, ih gw seh ogah!!!?, dan salah satu sahabat lelakiku mengatakan ?
“serius
loe mau nikah secepet itu, loe kan belum pernah liat orangnnya, mending
PACARAN dulu 2 ato 3 thn buat saling kenal?kalo gw seh sebagai seorang
modern, realistis dan open minded gak mau nikah cepet-cepet, dan
nantinya gw bakal kasih kebebasan buat istri gw, kan wanita berhak bebas
juga??
kata-kata itu bagai petir menyambar hatiku,
aku tak menyangka sahabat-sahabat yg selama ini sangat dekat denganku
ternyata menganut faham kebebasan dan faham modernisasi?
sesaat
niatku untuk menikahimu karena mencari Ridha Allah pun menghilang,
syukurlah aku tersadar dan kupanjatkan do’a dengan sungguh-sungguh
kepada sang Illahi agar Ia memberikan Petunjuk-Nya kepadaku?
SubhanAllah niatku yg telah memudar kembali jernih sejernih air zam-zam, tiada ada kebimbangan dan keragu-raguan dalam hatiku?
Kini jika kelak aku menjadi istrimu dapat kuyakinkan padamu bahwa:
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpasung jika kelak engkau memerintahkanku untuk berhenti bekerja,
aku
merasa bahwa perintahmu itu adalah karena engkau terlalu mencintaiku,
sehingga engkau sama sekali tidak rela melihatku bekerja keras demi
mencari kekayaan dunia,
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku
terpenggal jika kelak engkau memaksaku menutup auratku atau bahkan
memaksaku mengenakan cadar sekalipun,
aku merasa bahwa paksaanmu
itu adalah karena engkau begitu mencemburuiku, sehingga engkau tidak
akan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhku dengan tatapan
nafsu
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terbelenggu
jika kelak engkau tidak memperbolehkanku mempekerjakan pembantu dalam
rumah tangga kita
aku merasa laranganmu itu adalah karena engkau
sangat menyayangiku, sehingga engkau tidak ingin aku menyesal dikemudian
hari karena aku tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanku
Aku
tiada akan pernah merasa kebebasanku terhalang jika kelak engkau
melarangku untuk bebas keluar rumah tanpa seizinmu,aku merasa aturanmu
itu adalah karena engkau sangat merindukan dan mengkhawatirkanku,
sehingga engkau akan merasa gelisah jika aku tidak berada dirumah
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terinjak-injak jika kelak engkau membatasi pergaulanku,
aku
merasa perlakuanmu itu adalah karena engkau terlalu mengasihiku,
sehingga engkau tidak ingin melihatku terjerumus ke dalam pergaulan
bebas yang akan mengantarku memasuki pintu neraka.
Yaa?aku
akan sangat berterima kasih jika kelak engkau membatasi kebebasanku
bukan karena ego-mu, tetapi karena engkau sangat memahami kewajiban dan
tanggung jawab yang telah Allah berikan kepadamu sebagai seorang suami
Aku
heran dengan para istri yg menyerukan kebebasan, sungguh sangat bodoh
jika seorang istri merasa bahagia saat sang suami membebaskan cara
berpakaian istrinya, tahukah sang istri bahwa perlakuannya itu pertanda
sang suami tidak memiliki rasa cemburu kepadanya sekalipun banyak mata
lelaki buaya yg menikmati kemolekan tubuh istrinya?Dan aku heran dengan
para suami yg memperbolehkan istrinya untuk keluar rumah dengan bebas,
lalu saat sang suami pulang kerja didapatinya rumah berantakan dan tidak
ada makan malam untuknya karena sang istri terlalu sibuk bekerja atau
bergosip dengan tetangganya.
Duhai calon suamiku, saat aku telah
menjadi istrimu gunakanlah hakmu sebagai seorang suami untuk
membimbingku, agar aku tidak akan pernah terperosok ke dalam faham
kebebasan yg penuh dengan tipu daya itu!
Namun saat
melihat kenyataannya bahwa begitu banyak rumah tangga yg awalnya saling
mencintai, harmonis, dan bahagia tapi tak lama berselang rumah tangga
tersebut hancur tak bersisa dan tidak sedikit pula suami-istri yang
saling menyakiti baik fisik maupun mental
Aku tak bermaksud untuk
meragukanmu wahai calon suamiku, aku yakin suami yg bertakwa kepada
Allah pasti akan memperlakukan istrinya dengan baik.Tapi sebelum aku
memasuki kehidupan baru denganmu, izinkanlah aku mengajukan beberapa
pormohonan padamu agar engkau dapat memahami isi hatiku sebagai seorang
wanita dan seorang istri
Duhai calon suamiku………
aku
bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak bantulah aku
dalam mengatur rumah tangga kita, jangan kau limpahkan semua urusan
rumah tangga hanya padaku tanpa mau memperdulikan dan mengerti
keletihanku
Duhai calon suamiku……..
aku bukanlah
mahkluk bisu tempat engkau memuaskan nafsumu, kelak janganlah engkau
mencumbuiku dengan cara yang kasar dan dingin, cumbuilah aku dengan
lembut dan penuh kasih sayang
Duhai calon suamiku………
aku bukanlah patung tak berperasaan, kelak setialah padaku, sayangilah aku, dan hormatilah aku layaknya ratu dalam hatimu
Duhai calon suamiku……..
sungguh
yang kuharapkan hanyalah kebahagiannya dalam rumah tangga kita, yang
kuinginkan adalah ridha dari dirimu, yang kudambakan hanyalah genggaman
tanganmu yang akan membawaku ke surga dunia dan akhirat,Untuk itu
ajaklah aku untuk menyelami kehidupan yang paling berbahagia, mari kita
saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga
dan jiwanya telah saling menyatu
oh sungguh bahagianya aku jika memiliki suami yang akan mengajariku dengan cinta dan membimbingku dengan kasih.
(SubhanAllah)
Duhai calon suamiku….
sebelumnya
aku ingin berterima kasih padamu karena kelak engkaulah yang akan
membawaku memasuki surga yang tiada akan pernah terbayangkan indahnya,
engkaulah yang akan menuntunku mencapai Ridha Illahi, engkaulah yang
akan menjagaku dalam mengarungi lautan hidup, engkaulah yang akan
menjadi sandaran saat ragaku letih dan bersedih, engkaulah yang akan
membantuku untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, engkaulah
yang akan menemaniku disaat usiaku telah senja, dan engkaulah yang akan
menjadi tempat untuk aku mencurahkan seluruh perasaan hatiku
Sungguh
aku akan menjadi istri yg paling berbahagia jika memiliki suami yg
menyayangi dan mencintaiku karena Allah dan semoga itu adalah dirimu
Calon suamiku sekian surat cinta untukmu yang kutulis penuh dengan kasih dan harapan
Semoga Allah selalu Meridhai dan Memberkahi rumah tangga kita nanti dengan kebahagiaan yg tiada akan pernah berakhir?
Aamiin
((ngarep.com hehehe ^_^))
Wassalamu'alaikum Wr Wb
(Smoga
petikan surat diatas bisa mewakili jeritan Hati Seorang wanita (Istri)
terhadap Para lelaki (suami),Untuk bisa memperlakukan Seorang wanita
dengan sebaik mungkin,seperti yang di Contohkan Rasullullah terhadap
istrinya
Dan Sebaik-baik lelaki adalah dia yang Lembut
terhadap wanitanya(istrinya),Dan sebaik-baik perempuan ialah Ia yang
patuh terhadap lelakinya(suaminya),Dan perhiasan terindah tiada lain ialah Wanita Solehah"
By:
N.A.M
www.mauduit.tk
www.nurmancunk.blogspot.com